<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Perang Salib dan Pengaruhnya pada Hubungan Islam-Kristen di Indonesia</title>
	<atom:link href="http://wong2ateis.wordpress.com/2008/08/12/perang-salib-dan-pengaruhnya-pada-hubungan-islam-kristen-di-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wong2ateis.wordpress.com/2008/08/12/perang-salib-dan-pengaruhnya-pada-hubungan-islam-kristen-di-indonesia/</link>
	<description>Sebuah Pemberontakan Diri Terhadap Tuhan Yang Maha Tiran</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Dec 2009 02:15:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: si rudi</title>
		<link>http://wong2ateis.wordpress.com/2008/08/12/perang-salib-dan-pengaruhnya-pada-hubungan-islam-kristen-di-indonesia/#comment-242</link>
		<dc:creator>si rudi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 03:12:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wong2ateis.wordpress.com/?p=260#comment-242</guid>
		<description>Lanjutan ceritanya gimana?
Berabad kemudian ketika Tentara Prancis mendarat di sinai, tentara muslim lokal bertanya-tanya &quot;Apa ini kelanjutan perang salib?&quot; Tapi ternyata bule-bule ini mewakili perancis sebagai Tentara Nasionalis. Inggris yg juga nongol pun begitu. Perang antar bangsa ini membingungkan. Punya negara merdeka dibantu Inggris dan Prancis, atau tetap musuhan dengan orang Barat, tapi tetap dijajah Turki. Mereka pilih merdeka dari Turki.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lanjutan ceritanya gimana?<br />
Berabad kemudian ketika Tentara Prancis mendarat di sinai, tentara muslim lokal bertanya-tanya &#8220;Apa ini kelanjutan perang salib?&#8221; Tapi ternyata bule-bule ini mewakili perancis sebagai Tentara Nasionalis. Inggris yg juga nongol pun begitu. Perang antar bangsa ini membingungkan. Punya negara merdeka dibantu Inggris dan Prancis, atau tetap musuhan dengan orang Barat, tapi tetap dijajah Turki. Mereka pilih merdeka dari Turki.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kosongan</title>
		<link>http://wong2ateis.wordpress.com/2008/08/12/perang-salib-dan-pengaruhnya-pada-hubungan-islam-kristen-di-indonesia/#comment-222</link>
		<dc:creator>kosongan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 16:58:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wong2ateis.wordpress.com/?p=260#comment-222</guid>
		<description>untuk masalah perang salip saya yang belajar kristen tetep bilang perang bodoh oleh orang kristen yang gak ngerti apa itu kristen,meski lawannya islam yang di pastikan bertentangan dengan kristen semenjak jaman muhamad, tapi perang itu bunuh diri yang konyol tanpa melihat situasi dan tirani tanpa perhitungan wilayah dan keadaan
pendek kata ke 2 belah pihak sama2 bodoh
 
saya setuju dengan netral masalah sejarah indo kusus nya

kejadian G30SPKI itu tidak bisa dilihat dari rekayasa sejarah oleh pemerintah yang ada saat ini ^^
masalah dalih atheis bertentngan dengan theis ... itu pun bukan masalah, kalo islam dan atheis itu yang masalah ^^
coba lihat keadaan saat ini ada blog yang dirasa menghujat islam langsung tutup, ada blog yang menghujat buddha, atau kristen di biarin, atau UU pornografi hhehehe itu satu diantara produk penentangan islam terhadap lingkungan ^^....... hal itu sama konteksnya dengan jaman itu kala menentang atheis dengan dalih pemberontakan ..... waduh maap ngantuk berat ... kapan2 di lanjut ya ^^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk masalah perang salip saya yang belajar kristen tetep bilang perang bodoh oleh orang kristen yang gak ngerti apa itu kristen,meski lawannya islam yang di pastikan bertentangan dengan kristen semenjak jaman muhamad, tapi perang itu bunuh diri yang konyol tanpa melihat situasi dan tirani tanpa perhitungan wilayah dan keadaan<br />
pendek kata ke 2 belah pihak sama2 bodoh</p>
<p>saya setuju dengan netral masalah sejarah indo kusus nya</p>
<p>kejadian G30SPKI itu tidak bisa dilihat dari rekayasa sejarah oleh pemerintah yang ada saat ini ^^<br />
masalah dalih atheis bertentngan dengan theis &#8230; itu pun bukan masalah, kalo islam dan atheis itu yang masalah ^^<br />
coba lihat keadaan saat ini ada blog yang dirasa menghujat islam langsung tutup, ada blog yang menghujat buddha, atau kristen di biarin, atau UU pornografi hhehehe itu satu diantara produk penentangan islam terhadap lingkungan ^^&#8230;&#8230;. hal itu sama konteksnya dengan jaman itu kala menentang atheis dengan dalih pemberontakan &#8230;.. waduh maap ngantuk berat &#8230; kapan2 di lanjut ya ^^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Netral</title>
		<link>http://wong2ateis.wordpress.com/2008/08/12/perang-salib-dan-pengaruhnya-pada-hubungan-islam-kristen-di-indonesia/#comment-210</link>
		<dc:creator>Netral</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 05:58:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wong2ateis.wordpress.com/?p=260#comment-210</guid>
		<description>G30S BUKAN PEMBERONTAKAN PKI

        Permadi SH (50 tahun Merdeka &amp; Problema Tapol/Napol, 1995, hal 59) dalam
Seminar Sehari di YLBHI pada 28 Januari 1995 mengemukakan &quot;Saya kesulitan
menjawab pertanyaan anak-anak muda sekarang. Kalau memang PKI itu berontak,
berontak terhadap siapa? Sebab pemerintah waktu itu yang dipimpin Bung Karno
menguntungkan posisi mereka. Kemudian berapa orang yang dibunuh PKI?
Benarkah PKI punya bedil dan membunuh orang-orang lain, kecuali yang 7
jenderal dan beberapa kolonel dan lain sebagainya dan itu pun masih
dipertanyakan: apakah PKI atau tentara sendiri yang membunuhnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>G30S BUKAN PEMBERONTAKAN PKI</p>
<p>        Permadi SH (50 tahun Merdeka &amp; Problema Tapol/Napol, 1995, hal 59) dalam<br />
Seminar Sehari di YLBHI pada 28 Januari 1995 mengemukakan &#8220;Saya kesulitan<br />
menjawab pertanyaan anak-anak muda sekarang. Kalau memang PKI itu berontak,<br />
berontak terhadap siapa? Sebab pemerintah waktu itu yang dipimpin Bung Karno<br />
menguntungkan posisi mereka. Kemudian berapa orang yang dibunuh PKI?<br />
Benarkah PKI punya bedil dan membunuh orang-orang lain, kecuali yang 7<br />
jenderal dan beberapa kolonel dan lain sebagainya dan itu pun masih<br />
dipertanyakan: apakah PKI atau tentara sendiri yang membunuhnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Netral</title>
		<link>http://wong2ateis.wordpress.com/2008/08/12/perang-salib-dan-pengaruhnya-pada-hubungan-islam-kristen-di-indonesia/#comment-208</link>
		<dc:creator>Netral</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 05:29:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wong2ateis.wordpress.com/?p=260#comment-208</guid>
		<description>Wah, cukup berbobot ttp sebagian materi belum benar dan mendiskreditkan  umat kristriani. Mengarahkan pembaca dgn cara pikir penulis.
Thanks.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, cukup berbobot ttp sebagian materi belum benar dan mendiskreditkan  umat kristriani. Mengarahkan pembaca dgn cara pikir penulis.<br />
Thanks.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: lovepassword</title>
		<link>http://wong2ateis.wordpress.com/2008/08/12/perang-salib-dan-pengaruhnya-pada-hubungan-islam-kristen-di-indonesia/#comment-139</link>
		<dc:creator>lovepassword</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 21:51:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wong2ateis.wordpress.com/?p=260#comment-139</guid>
		<description>Saya setuju kalo perang Salib berperan cukup besar dalam menciptakan &quot;ketidakharmonisan&quot; hubungan Islam Kristen secara umum. Hanya saja saya rasa kalo kita bicara dalam lingkup keIndonesiaan (kondisi yang ada di Indonesia) maka penjelasan yang lebih dekat memang peristiwa G30SPKI termasuk peristiwa-peristiwa pendahulunya tentu saja. Itu juga sudah anda tulis dalam tulisan di atas biarpun sedikit. 

Masalah hubungan konflik Islam Kristen di Indonesia dengan PKI ini kurang lebih begini ceritanya : 

Pada masa lalu di jaman Soekarno lah - ada persaingan dari berbagai partai politik yang bisa kita kelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu Nasakom itu Nasionalis, Agama , Komunis yang memang diakomodasi oleh Pak Karno. 

Di parlemen persaingan itu begitu sengit terutama antara yang agama (yang tentu saja diwakili Islam karena Islam adalah mayoritas) versus komunis. Anda saya rasa tahulah alasannya karena atheis dan theis tentu saja berada di sisi yang berseberangan. Persaingan kelompok yang lain/perbedaan yang lain  tentu juga ada misalnya antara Nasionalis dan Komunis karena Nasionalis itu terikat dengan Nation atau kebangsaan sedangkan Komunis kan pola pikirnya bukan kebangsaan tetapi cita-citanya membentuk poros komunis internasional. Tetapi konflik ini tidak sebegitu besar bila dibandingkan konflik partai Agama(Islam) vs komunis karena orang-orang PKI juga mengidentikkan diri mereka dengan Nasionalis karena sungkan sama Presiden Soekarno. 

Persaingan antara partai Islam dan Komunis di level atas di tindaklanjuti PKI ditindaklanjuti oleh PKI di level-level bawah. PKI membuat banyak mobilisasi massa, menyerbu pesantren merebut tanah para Haji, tanah pondok pesantren dan membagibagikan tanah tersebut kepada rakyat(pengikutnya). Tentu saja PKI memakai isyu-isyu sosial yang menarik rakyat dalam melakukan aksi mereka itu. Konflik antara santri Islam dan massa PKI terjadi di mana-mana. Kita tahu PKI termasuk partai besar pada jaman Soekarno bahkan kalau nggak salah masuk 4 besar. PKI juga merasa cukup terlindungi pada jaman Soekarno karena konsep tiga kaki atau Nasakomnya Soekarno dirasa cukup menguntungkan eksistensi PKI. Jadi jauh sebelum G30SPKI terjadi telah terjadi konflik laten sekaligus meledak-ledak di akar rumput antara massa santri dan massa PKI. 

Kemudian kita tahu : PKI yang merasa sudah cukup kuat akhirnya melakukan penculikan beberapa Jendral yang kita kenal dengan G30SPKI. Karena sebagian jendral-jendral AD dianggap tidak mendukung PKI. Ending G30SPKI ternyata antiklimaks bagi PKI karena secara umum TNI ternyata cukup kuat. Kekuatan militer PKI di mana-mana di preteli setelah tentara PKI kalah dalam pertempuran di daerah lubang buaya. 

Selain dilakukan oleh tentara, pelucutan dan penghancuran PKI juga dilakukan oleh massa terutama massa santri. Mengapa ? Ya tentu saja karena sejak awal mereka sudah bertentangan bahkan sering konflik. 

Massa PKI bercerai berai tidak karuan karena sudah nggak punya backing lagi. Mereka mencari tempat berlindung. Di mana mereka berlindung ? 
Yang paling logis ya di gereja-gereja. Dengan berlindung di gereja massa PKI punya beberapa keuntungan pertama pertama nggak dianggap ateis, mereka kini dianggap masuk ke kelompok agama juga bukan lagi komunis yang atheis, mau masuk Islam rasanya kan nggak mungkin karena mereka sejak awal justru bermusuhan keras dengan santri-santri Islam. Kedua : ya lumayanlah punya backing sedikit karena Kristen kan agama yang cukup besar meskipun tentu saja kalah besar bila dibandingkan Islam. Tetapi solusi praktis massa PKI pada waktu itu ya berlindung ke gereja atau ke Kristen karena mereka nggak punya banyak pilihan lain. 
Gereja mau melindungi orang-orang PKI tersebut karena selain alasan yang keluar yaitu missi kemanusiaan atau alasan melindungi orang yang memang meminta perlindungan, tentu saja alasan praktis lainnya adalah karena orang Kristen juga butuh umat juga. 

Karena massa PKI cukup banyak pada waktu itu dan kebanyakan mereka berlindung ke gereja bahkan masuk agama Kristen, bahkan ada juga yang pindah agama dari Islam ke Kristen (tidak semua PKI terang-terangan mengaku tidak beragama ) -  tentu saja peristiwa ini direaksi keras oleh kelompok-kelompok Islam. Kelompok Islam marah melihat kondisi tersebut karena Kristen pada waktu itu dianggap melindungi musuh Islam, serta Kristen dianggap telah merebut umat dengan cara-cara yang tidak gentlemen. Konflik Islam Kristen pun terjadi cukup besar dan merebak di mana-mana. Dan bekas=bekasnya tentu juga masih tersisa sampe sekarang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya setuju kalo perang Salib berperan cukup besar dalam menciptakan &#8220;ketidakharmonisan&#8221; hubungan Islam Kristen secara umum. Hanya saja saya rasa kalo kita bicara dalam lingkup keIndonesiaan (kondisi yang ada di Indonesia) maka penjelasan yang lebih dekat memang peristiwa G30SPKI termasuk peristiwa-peristiwa pendahulunya tentu saja. Itu juga sudah anda tulis dalam tulisan di atas biarpun sedikit. </p>
<p>Masalah hubungan konflik Islam Kristen di Indonesia dengan PKI ini kurang lebih begini ceritanya : </p>
<p>Pada masa lalu di jaman Soekarno lah &#8211; ada persaingan dari berbagai partai politik yang bisa kita kelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu Nasakom itu Nasionalis, Agama , Komunis yang memang diakomodasi oleh Pak Karno. </p>
<p>Di parlemen persaingan itu begitu sengit terutama antara yang agama (yang tentu saja diwakili Islam karena Islam adalah mayoritas) versus komunis. Anda saya rasa tahulah alasannya karena atheis dan theis tentu saja berada di sisi yang berseberangan. Persaingan kelompok yang lain/perbedaan yang lain  tentu juga ada misalnya antara Nasionalis dan Komunis karena Nasionalis itu terikat dengan Nation atau kebangsaan sedangkan Komunis kan pola pikirnya bukan kebangsaan tetapi cita-citanya membentuk poros komunis internasional. Tetapi konflik ini tidak sebegitu besar bila dibandingkan konflik partai Agama(Islam) vs komunis karena orang-orang PKI juga mengidentikkan diri mereka dengan Nasionalis karena sungkan sama Presiden Soekarno. </p>
<p>Persaingan antara partai Islam dan Komunis di level atas di tindaklanjuti PKI ditindaklanjuti oleh PKI di level-level bawah. PKI membuat banyak mobilisasi massa, menyerbu pesantren merebut tanah para Haji, tanah pondok pesantren dan membagibagikan tanah tersebut kepada rakyat(pengikutnya). Tentu saja PKI memakai isyu-isyu sosial yang menarik rakyat dalam melakukan aksi mereka itu. Konflik antara santri Islam dan massa PKI terjadi di mana-mana. Kita tahu PKI termasuk partai besar pada jaman Soekarno bahkan kalau nggak salah masuk 4 besar. PKI juga merasa cukup terlindungi pada jaman Soekarno karena konsep tiga kaki atau Nasakomnya Soekarno dirasa cukup menguntungkan eksistensi PKI. Jadi jauh sebelum G30SPKI terjadi telah terjadi konflik laten sekaligus meledak-ledak di akar rumput antara massa santri dan massa PKI. </p>
<p>Kemudian kita tahu : PKI yang merasa sudah cukup kuat akhirnya melakukan penculikan beberapa Jendral yang kita kenal dengan G30SPKI. Karena sebagian jendral-jendral AD dianggap tidak mendukung PKI. Ending G30SPKI ternyata antiklimaks bagi PKI karena secara umum TNI ternyata cukup kuat. Kekuatan militer PKI di mana-mana di preteli setelah tentara PKI kalah dalam pertempuran di daerah lubang buaya. </p>
<p>Selain dilakukan oleh tentara, pelucutan dan penghancuran PKI juga dilakukan oleh massa terutama massa santri. Mengapa ? Ya tentu saja karena sejak awal mereka sudah bertentangan bahkan sering konflik. </p>
<p>Massa PKI bercerai berai tidak karuan karena sudah nggak punya backing lagi. Mereka mencari tempat berlindung. Di mana mereka berlindung ?<br />
Yang paling logis ya di gereja-gereja. Dengan berlindung di gereja massa PKI punya beberapa keuntungan pertama pertama nggak dianggap ateis, mereka kini dianggap masuk ke kelompok agama juga bukan lagi komunis yang atheis, mau masuk Islam rasanya kan nggak mungkin karena mereka sejak awal justru bermusuhan keras dengan santri-santri Islam. Kedua : ya lumayanlah punya backing sedikit karena Kristen kan agama yang cukup besar meskipun tentu saja kalah besar bila dibandingkan Islam. Tetapi solusi praktis massa PKI pada waktu itu ya berlindung ke gereja atau ke Kristen karena mereka nggak punya banyak pilihan lain.<br />
Gereja mau melindungi orang-orang PKI tersebut karena selain alasan yang keluar yaitu missi kemanusiaan atau alasan melindungi orang yang memang meminta perlindungan, tentu saja alasan praktis lainnya adalah karena orang Kristen juga butuh umat juga. </p>
<p>Karena massa PKI cukup banyak pada waktu itu dan kebanyakan mereka berlindung ke gereja bahkan masuk agama Kristen, bahkan ada juga yang pindah agama dari Islam ke Kristen (tidak semua PKI terang-terangan mengaku tidak beragama ) &#8211;  tentu saja peristiwa ini direaksi keras oleh kelompok-kelompok Islam. Kelompok Islam marah melihat kondisi tersebut karena Kristen pada waktu itu dianggap melindungi musuh Islam, serta Kristen dianggap telah merebut umat dengan cara-cara yang tidak gentlemen. Konflik Islam Kristen pun terjadi cukup besar dan merebak di mana-mana. Dan bekas=bekasnya tentu juga masih tersisa sampe sekarang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
